Terima Kasih Telah Berkunjung Ke Situs Kami

KISAH ASAL MULA KEWAJIBAN PUASA RAMADHAN

Bulan Romadhan
Dikatakan, yang dimaksud dengan puasa adalah mengalahkan musuh-musuh Allah SWT, karena sesungguhnya setan menggoda manusia dengan melalui syahwat dan kekuatan syahwat berasal dari makan dan minum. Jadi seseorang tidak bisa mengalahkan musuh Allah dan memecahkan syahwat kecuali dengan menundukkan nafsu dengan cara menyedikitkan makan, oleh karena itu diceritakan asal mula diperintahkan puasa adalah Allah menciptakan akal. kemudian Allah bersabda kepada akal," menghadaplah kepadaku" maka akal menghadap kepada Allah, kemudian Allah bersabda," berpalinglah dariku" maka akalpun berpaling dariNYA, kemudian Akal ditanya, "Siapakah kamu dan siapakah Aku?", Akalpun menjawab," engkau adalah tuhanku dan aku hanyalah hambamu yang lemah". Kemudian Allah bersabda," wahai akal, aku tidak menciptakan sesuatu yang lebih mulia dari pada dirimu".

tak lama kemudian Allah menciptakan nafsu, dan Allah bersabda kepadanya, " menghadaplah kepadaku!". Dan nafsu tidak menghadap kepada Allah, kemudian ia ditanya, " siapakah kamu dan siapakah aku?". nafsupun menjawab," Aku adalah aku dan engkau adalah engkau". kemudian Allah menyiksanya di neraka selama 100 tahun kemudian Allah mengeluarkannya dan Allah bertanya," siapakah kamu dan siapakah aku?" dan nafsupun menjawab seperti jawaban yang pertama. kemudian Allah menyiksanyya di neraka kelaparan selama 100 tahun, dan setelah dikeluarkan ia baru mengakui bahwa Allah adalah tuhannya dan ia hanya hambanya. itulah sebabnya Allah SWT menetapkan puasa bagi hambanya.

Diceritakan bahwasnya hikmah melakukan puasa selama 30 hari adalah bahwa Nabi Adam AS tatkala berada disurga dan memakan buah khuldi, buah khuldi tetap berada di tenggorokan beliau selama 30 hari, kemudian beliau taubat kepada Allah dan diperintahkan puasa selama 30 hari, karena sesungguhnya kenikmatan dunia ada empat, yaitu makanan, minuman, berhubungan badan, dan tidur, kesemuanya merupakan penghalang bagi manusia dari mengingat Allah. oleh karena itu di wajibkan bagi umat Nabi Muhammad untuk puasa di siang hari dan diperbolehkan makan di malam hari dan itu merupakan anugerah dan kemuliaan bagi kita. 

Ada seorang majusi melihat putranya makan dipasar di bulan Ramadhan dan kemudian ia memukulnya dan berkata," mengapa engkau tidak menghormati orang-orang muslim di bulan Romadhan?". beberapa waktu kemudian majusi tersebut meninggal, dan salah seorang yang alim bermimpi dalam tidurnya, dan ia melihat majusi tersebut berada di ranjang yang indah disurga, dan alim tersebut bertanya kepada sang majusi," bukankah engkau seorang majusi?". Majusi menjawab,"iya, akan tetapi ketika aku dekat dengan waktu kematianku, aku mendengar suara di dekatku yang berbunyi " wahai malaikatku, janganlah engkau meninggalkan hambaku yang majusi ini! dan muliakanlah ia dengan islam sebab ia telah menghormati bulan Romadhan!" ini merupakan pertanda bahwa sang majusi ketika menghormati bulan Romadhan maka ia menemukan keimanannya. bagaimanakah kita yang puasa Romadhan dan memuliakan bulan Romadhan???

Semoga penjelasan KISAH ASAL MULA KEWAJIBAN PUASA RAMADHAN bermanfaat, baca juga LANGIT DAN BUMI MENANGIS DI AKHIR BULAN RAMADHAN


#Info : bagi saudara-saudara yang ingin mengirim artikel seputar islam dapat dikirim ke muchammadakrom@gmail.com minimal 500 karakter, artikel yang terpilih akan diterbitkan dalam situs ini

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "KISAH ASAL MULA KEWAJIBAN PUASA RAMADHAN"

  1. apakah asal muasal puasa seperti artikel di atas ini? sungguh susah mencari kebenaran bila benar seperti ini...

    ReplyDelete

Biasakanlah berkomentar setelah membaca artikel dengan menggunakan kata-kata yang baik dan sopan.Komentar anda membantu kami untuk memberikan informasi yang lebih baik.