Terima Kasih Telah Berkunjung Ke Situs Kami

KISAH BEREBUT MASUK SURGA TERLEBIH DAHULU

KISAH BEREBUT MASUK SURGA TERLEBIH DAHULU
Barang siapa dari seseorang mukmin yang bersedih dan susah akan kematian seorang yang alim maka Allah akan menetapkan baginya pahala 1000 orang alim dan 1000 orang mati syahid, seperti halnya sabda Nabi Muhammad SAW," matinya orang alim adalah matinya alam semesta".

Dalam kitab Kawasyi dijelaskan, seseorang yang mengolok-olok ahli ilmu dengan menggunakan kalimat jimak( bersetubuh ) maka ia dihukumi kafir dan tercerai istrinya dengan tolak ba'in menurut syaikh Muhammad dan para ahli fiqh. Imam Sodru As-Syahid juga mengatakan, orang yang meremehkan orang yang berilmu, maka ia menjadi kafir dan istrinya tertolak(tercerai) ba'in.

Nabi pernah bersabda, suatu waktu akan datang suatu zaman dimana umatku berlari dari para ulama' dan fuqoha', maka dari itu Allah memberikan 3 cobaan kepada mereka, 1) dihilangkannya barokah pekerjaan manusia 2) Allah akan memberikan penguasa/raja yang dholim 3) meninggal tanpa membawa iman. Na'uzdubillah.

Dikisahkan ketika datang hari qiyamah ada 4 golongan di depan pintu surga yang semuanya tidak mengalami perhitungan amal dan tidak merasakan adzab, pertama adalah orang alim yang mengamalkan ilmunya, kedua orang yang haji mabrur ketiga orang yang mati syahid dalam peperangan keempat orang yang dermawan dan tidak riya'. kesemua dari 4 golongan tersebut saling berebutan untuk masuk surga. Dan akhirnya Allah mengutus malaikat Jibril untuk menghakimi dan memutuskan siapa yang berhak masuk surga terlebih dahulu.

Pertama-tama malaikat Jibril bertanya kepada orang yang mati syahid," Apa amalmu di dunia sehingga engkau menginginkan masuk terlebih dahulu kedalam surga ?" orang yang mati syahid menjawab, " Aku di bunuh dalam peperangan kerena ridlonya Allah SWT" malaikat Jibril berkata," dari mana engkau tahu perkara tesebut menjedikan engkau mendapat pahala?" si syahid menjawab," dari orang-orang alim ". Akhirnya Jibril berkata," Jagalah adabmu!! jangan engkau mendahului gurumu" , akhirnya si syahid pun mundur.

selanjutnya jibril menanyai orang yang haji mabrur,"Apa amalmu di dunia sehingga engkau menginginkan masuk terlebih dahulu kedalam surga ?" orang yang haji menjawab," aku pergi haji dan aku melaksankan semua rukun dan syaratnya sehingga aku menjadi haji yang mabrur". malaikat Jibril berkata," dari mana engkau tahu perkara tesebut menjedikan engkau mendapat pahala?" si haji mabrur menjawab," dari orang-orang alim ". Akhirnya Jibril berkata," Jagalah adabmu!! jangan engkau mendahului gurumu" , akhirnya si haji mabrur pun mundur.

selanjutnya jibril menanyai orang yang dermawan,"Apa amalmu di dunia sehingga engkau menginginkan masuk terlebih dahulu kedalam surga ?" orang yang dermawan menjawab," aku bekerja dan mengumpulkan harta ku dengan cara yang baik dan halal kemudian aku meyedekahkannya di jalan Allah tanpa sedeikitpun sifat riya' dihatiku". malaikat Jibril berkata," dari mana engkau tahu perkara tesebut menjedikan engkau mendapat pahala?" si dermawan menjawab," dari orang-orang alim ". Akhirnya Jibril berkata," Jagalah adabmu!! jangan engkau mendahului gurumu" , akhirnya si haji mabrur pun mundur.

Akhirnya jibril memutuskan orang alim untuk masuk surga terlebih dahulu, tetapi sang alim berkata," aku tidak akan dapat mengamalkan ilmuku tanpa orang yang dermawan yang mau menginfakkan hartanya dijalan Allah". Dan kemudia Allah berfirman," benar ucapan sang alim, wahai malaikat ridlwan bukalah pintu surga dan persilahkanlah masuk orang yang dermawan terlebih dahulu kemudian sang alim, ayahid dan haji mabrur setelahnya"

Semoga penjelasan KISAH BEREBUT MASUK SURGA TERLEBIH DAHULU bermanfaat, baca juga TIDUR ORANG BERILMU LEBIH BAIK DARI PADA IBADAH ORANG BODOH.

#Info : bagi saudara-saudara yang ingin mengirim artikel seputar islam dapat dikirim ke muchammadakrom@gmail.com minimal 500 karakter, artikel yang terpilih akan diterbitkan dalam situs ini

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "KISAH BEREBUT MASUK SURGA TERLEBIH DAHULU"

Post a Comment

Biasakanlah berkomentar setelah membaca artikel dengan menggunakan kata-kata yang baik dan sopan.Komentar anda membantu kami untuk memberikan informasi yang lebih baik.