Terima Kasih Telah Berkunjung Ke Situs Kami

LANGIT DAN BUMI MENANGIS DI AKHIR BULAN RAMADHAN

Langit dan Bumi
Dari Jabir RA dari Nabi SAW ," ketika datang akhir malam bulan Ramadhan, langit-langit dan bumi, para malaikat menangis karena merupakan musibah bagi umat Nabi Muhammad SAW. dikatakan: Wahai Rasulluah,musibah yang mana?. Rasulluah menjawab: lenyaplah bulan ramadhan karena sesungguhnya doa-doa di bulan Ramadhan dikabulkan, dan shodaqoh diterima, kebaikan dilipat gandakan, dan adzab di tolak". Tidak ada musibah yang lebih besar kecuali habisnya bulan Ramadhan dan ketika langit dan bumi menangis karena musibah yang menimpa kita maka kita yang lebih berhak menangis karena habisnya anugerah dan kemuliaan ini.

Dari Nabi SAW," sungguh Allah memerintah kepada malaikat Kiramul katibin di bulan Ramadhan untuk menulis kebajikan yang dilakukan umat Nabi Muhammad SAW dan tidak memerintah untuk menulis kejelekannya dan menyuruh untuk menghapus dosa-dosanya yang telah lampau.

Nabi bersabda," barang siapa puasa dibulan ramadhan dengan penuh keimanan dan karena Allah SWT maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu".

Dikatakan bahwa puasa itu ada tiga derajat: 1) puasanya orang awwam 2) puasanya orang khusus 3) puasanya orang khowasil khowas. adapun puasanya orang awwam adalah mencegah perut dan farjinya dari menuruti hawa nafsu adapun puasanya orang khusus adalah puasanya orang-orang yang sholih dengan menolak anggota-anggota tubuhnya dari perbuatan dosa, dan hal tersebut tidak akan diperoleh kecuali dengan lima perkara: pertama memejamkan mata dari segala sesuatu yang dihina agama kedua menjaga lisan dari ghibah, berbohong, adu domba, janji palsu, karena ada hadis Nabi yang berbunyi " lima perkara yang dapat melebur pahala puasa yaitu berbohong, ghibah, adu domba, janji palsu, melihat dengan syahwat". ketiga mencegah telinga dari mendengarkan perkara yang makruh, keempat mencegah segala anggota tubuh dari sesuatu yang dibenci agama. kelima tidak banyak makan di waktu berbuka sehingga memenuhi isi perutnya. Adapun puasanya orang Khowasil Khowas adalah puasanya hati dari niat-niat yang jelek, dan puasa dari memikirkan dunia, dan mencegah hatinya dari selain Allah SWT. Ketika seseorang sudah mencapai derajat ini dan memikirkan dunia maka puasanya menjadi batal dan yang memiliki pangkat ini adalah para Nabi dan orang-orang yang jujur(shodiqin).

Semoga tulisan LANGIT DAN BUMI MENANGIS DI AKHIR BULAN RAMADHAN bermanfaat, baca juga PENDUDUK - PENDUDUK SURGA BERSAYAP YANG RAHASIA


#Info : bagi saudara-saudara yang ingin mengirim artikel seputar islam dapat dikirim ke muchammadakrom@gmail.com minimal 500 karakter, artikel yang terpilih akan diterbitkan dalam situs ini

Kata Kunci: langit dan bumi menangis di akhir ramadhan, akhir bulan ramadhan, langit dan bumi menangis, bumi menangis di akhir ramadhan, para malaikat menangis

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "LANGIT DAN BUMI MENANGIS DI AKHIR BULAN RAMADHAN"

  1. Ramadhan .. nikmat yang tak tergantikan, semoga bisa berjumpa kembali dengan bulan ramadhan

    ReplyDelete

Biasakanlah berkomentar setelah membaca artikel dengan menggunakan kata-kata yang baik dan sopan.Komentar anda membantu kami untuk memberikan informasi yang lebih baik.