Terima Kasih Telah Berkunjung Ke Situs Kami

AYO KITA MONDOK, KULIAH BELAKANGAN!

Assalamu’alaikum
Maaf sebelumnya saya baru bisa update kembali, rasanya akhir-akhir ini lagi malas buka laptop sehingga imbasnya juga malas nulis karena aktivitas di dunia nyata yang melelahkan (#sok sibuk). Tadi sore baru liat blog ini, langsung kaget ketika pageviewnya nambah cukup drastis, entah karna berkah bulan Ramadlan atau memang... ya sudahlah.


Tidak untuk bermaksud menyudutkan sepihak atau bagaimana-bagaimana, tapi ditulisan saya kali ini adalah sebagai lahan curahan hati saya saat ini, khususnya dunia kuliah. Sejujurnya saya tidak suka melihat seseorang yang menyerahkan proses pendidikannya melalui dunia perkuliahan, lebih-lebih di bidang agama Islam. Entah apapun itu alasannya, saya kira patut bagi anda-anda yang ingin banget mendalami agama Islam, ya satu-satunya jalan adalah lewat mondok di pondok pesantren. Oleh karena itu sangat setuju kiranya slogan Ayo Mondok!! Dijadikan gerakan nasional saat ini untuk membentuk dan memperbaiki ulang akhlak para remaja yang semakin di luar nalar pikiran dan hati nurani.

71 tahun yang lalu, kemerdekaan Indonesia diraih dengan susah payah dan belum mendapatkan pengakuan secara defacto maupun dejure dari pemerintah belanda dan sekutunya. Saat itu perjuangan negara ini meraih kemerdekaan masih didominasi oleh kaum agamis, bahkan tokoh-tokoh pemerintahan saat itu kebanyakan adalah lulusan-lulusan pondok pesantren. Whyyy? Sekarang belum seabad kemerdekaan yang kita capai negara ini seakan islam di negara ini sudah menjadi nama saja. Tidakmalaukah kita menjadi negara sekuler seperti turki. Kalau ada yang jawab,” gak kok mas, tuh masih banyak kok pesantren di jawa dan yang nyantri juga masih banyak”. Maka saya akan jawab,” ya coba sekarang diprosentasikan berapa banyak anak indonesia yang mondok di pesantren dan yang kuliah di universitas dengan jumlah penduduk yang sekitar 240 juta jiwa ini.

Dahsyat luar biasa bukan! Bukan bermaksud saya menyudutkan sepihak, kakak kandung saya pun lulusan fisika di sebuah universitas di Jateng, bahkan sekarang mau sekolah lagi, sayapun tahun ini akan kuliah tapi itu cuman untuk birrul walidain saja. Maka saya akan paparkan alasan saya mengapa mondok itu lebih baik dari pada kuliah;

·         Dalam sebuah kitab dijelasakan, bahwa wajib bagi seorang muslim dan muslimah untuk mengetahui ilmu agama khususnya di bidang aqidah, syari’at islam dan beberapa ilmu yang hukumnya fardlu ‘ain untuk diketahui bagi setiap muslim. Ini tentu tidak bisa didapatkan hanya melalui dunia kuliah. Bahkan sangat riskan ketika kita kuliah di jalur agama maka tidak lepas dari pemikiran yang melenceng dan salah pemahaman karna manhaj yang salat atau kuarang memahami ushulnya. Dalam sebuah qoul ulama’ bahkan dikatakan bahwasanya kita haram untuk belajar ilmu-ilmu yang selain fardhu ‘ain ini, ketika kita belum paham betul. Maka tak heran, jika ulama’ kita dulu yang sangat ahli dalam bidang matematika, astronomi, kimia, fisika, mereka ahli dalam bidang tersebut setelah mereka faham betul dalam bidang agama, hafal alqur’an, hafal ribuan hadis. Lah kita!!! Yang lulusan madrasah saja kadang ditanya tidak bisa jawab apalagi yang lulusan SMA. Makanya Ayo Mondok!

·         Dunia kuliah tidak sesuai adab dalam ta’lim. Dari mahasiswanya yang adab kurang menjadi perhatian tidak hanya pada guru, teman tapa jauh yang tidak dikira yaitu adab ketika belajar, pada kitab/buku, dan hal-hal lainnya yang tidak bisa dilihat di pesantren. Bahkan ada qoul yang mengatakan ilmu agama tidak dapat barokah ketika di situ berkumpul lawan jenis yang bukan mahramnya tanpa satir (penghalang)
·         Barokah itu rezeki yang teragung dan tak terkira yang bisa kita rasakan di masa yang akan datang. Dan sudah terjamin dengan kearifan dalam dunia pesantren maka Insyaallah kita akan mendapatkan barokah tersebut
·         Bandingkan dulu Indonesia yang pendidikannya masih akrab dengan pesantren belum mengenal dunia persekolahan dengan berbagai sistimnya, terbukti melahirkan para penerus bangsa yang berkualitas dalam bidang akhlaknya di banding zaman sekarang.

       Dan argumen lain yang masih banyak lagi tapi saya malas menulisnya, pegel ngetik hehe. Terus bagaimana solusinya jikalau ternyata kita dipaksa oleh orang tua untuk meneruskan kuliah! Jawabannya kita harus sedikit demi memberikan nasehat kepada orang tua dengan lemah lembut. Ya meskipun mereka yang membiayai kita untuk melanjutkan sekolah. Karna apa? Ketika kita sudah baligh maka kita berkewajiban pertama kali untuk menjaga diri kita dari api neraka baru keluarga kita. Toh kalau kita menjadi anak yang solih merekalah yang juga mendapatkan limpahan pahalanya ketika sudah wafat.

Maka Ayo Kita Mondok, Kuliah Belakangan!! Tidak bermaksud diskriminasi ya..
Wassalamu’alaikum

kata kunci: ayo mondok, gerakan ayo mondok, ayo kita mondok, pondok pesantren, mondok

Subscribe to receive free email updates:

4 Responses to "AYO KITA MONDOK, KULIAH BELAKANGAN!"

  1. Assalamualaikum ..
    afwan ,saya cma mau tanya dimna ya pondok pesantren yang mmenerima orang2 yang udah agk dewasa kya saya , tpi pondok pesantrennya murah tpi berkualitas ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. banyak saudaraku..silahkan bisa hubungi nomer ini 085641822492

      Delete
  2. pondok pesantren alkhoirot malang, ada program khusus santri dewasa. masa studi tidak dibatasi, boleh seminggu/ sebulan/ setahun/ dll sesuai kebutuhan. selengkapnya http://www.alkoirot.com

    ReplyDelete
  3. Assalamualaikum kak. Mau tanya, kira" ponpes salaf untuk lulusan sma di jatim itu dimana ya? Saya masih awam dan ingin mondok insha allah setelah lulus sma ini. Tapi saya bingung harus kemana, soalnya belum ada referensi. Mohon di reply ��

    ReplyDelete

Biasakanlah berkomentar setelah membaca artikel dengan menggunakan kata-kata yang baik dan sopan.Komentar anda membantu kami untuk memberikan informasi yang lebih baik.